Mandat Korporat

Kami adalah Perusahaan Advertising Indonesia yang Menyediakan Media creative campaign.

SPCI Advertising adalah perusahaan jasa advertising agency dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, dan telah menjadi yang terbaik di advertising. yang mencakup wilayah Kota kupang-NTT / Bali Nusra , Tim kami telah menerima pengakuan luas dari banyak klien yang mempercayakan promosi bisnis mereka kepada kami.

SPCI Advertising adalah perusahaan yang selalu berusaha untuk menciptakan ide-ide kreatif dan inovatif dengan tetap mempertahankan karakteristiknya tanpa mengorbankan keppuasan pelanggan .

kami selalu berusaha terbuka dalam setiap komunikasi dengan klien, dengan memperhatikan konsep yang ingin mereka bangun dan selalu memberikan alternatif solusi terhadap suatu masalah.

100%

kepatuhan independen

03+

tahun rekam jejak

Evolusi Korporasi

Metodologi alokasi sumber daya dan tata kelola

Setiap inisiatif strategis dirancang melalui disiplin metodologis ketat, memastikan setiap keputusan alokasi modal dan operasional dilandasi oleh analisis mendalam terhadap risiko makro.

Komite kepatuhan independen kami bekerja secara berkelanjutan untuk memverifikasi integritas institusional, menjaga transparansi penuh bagi seluruh mitra strategis dan pemegang saham.

Dewan Direksi

Kepemimpinan berbasis prespektif berkelanjutan

Jajaran pimpinan mengarahkan institusi dengan fokus pada ketahanan operasional jangka panjang, menghindari spekulasi jangka pendek demi stabilitas korporat yang kokoh.

VISI : Kami mempunyai tujuan untuk menjadi Advertising Agency yang terkemuka di Mulai dari Kota kupang dan Nusa Tenggara

MISI : Kami Siap Menciptakan Brand Awareness Secara Masif untuk para Klien Kami, dengan Lokasi OOH kami Yang strategis dengan harga yang terjangkau

Siklus Eksekusi

Empat tahap uji tuntas institusional

01
02
03
04

Analisis Mandat

Uji Tuntas Risiko

Alokasi Terukur

Audit Berkala

Evaluasi mendalam terhadap keselarasan inisiatif dengan visi strategis jangka panjang institusi.

Pemeriksaan independen oleh komite tata kelola untuk memetakan seluruh eksposur.

Penerapan sumber daya secara disiplin berdasarkan parameter efisiensi modal yang ketat.

Pengawasan berkelanjutan dan pelaporan transparan bagi para pemangku kepentingan.